Archive for the ‘Makhluk Astral’ Category

Leak

Posted: Mei 15, 2012 in Makhluk, Makhluk Astral
Tag:
Leak, dikenal dalam mitologi Bali dimana Leak ini adalah penyihir jahat, Le yang artinya penyihir dan ak artinya jahat. Leak hanya bisa dilihat pada malam hari yang biasanya hanya bisa dilihat oleh para dukun pemburu Leak, dimana pada siang hari ia tampak seperti manusia pada umumnya.
Pada malam hari Leak ini berada di kuburan untuk mencari organ-organ tubuh manusia atau jeroan yang digunakan untuk membuat ramuan sihir. Ramuan sihir ini berguna untuk mengubah bentuk Leak tersebut menjadi seekor harimau,kera, babi atau menjadi seperti rangda, atau lebih ekstrim lagi terkadang ia mampu mengambil organ dari orang yang masih hidup.
Diceritakan juga bahwa Leak dapat berupa kepala manusia dengan organ-organ yang masih menggantung di kepala tersebut. Leak dikatakan dapat terbang untuk mencari wanita hamil, untuk kemudian menghisap darah bayi yang masih di kandungan. Ada tiga Leak yang terkenal. Dua di antaranya perempuan dan satu laki-laki.
Sihir Leak disini hanya berfungsi di pulau Bali, oleh karena Leak hanya ditemukan di Bali.Menurut kepercayaan Leak adalah manusia biasa yang mempraktekkan sihir jahat dan membutuhkan darah embrio agar dapat hidup. Dikatakan juga bahwa Leak dapat merubah diri menjadi babi atau bola api, sedangkan bentuk Leak yang sesungguhnya memiliki lidah yang panjang dan gigi yang tajam .
Apabila seseorang menusuk leher Leak dari bawah ke arah kepala pada saat kepalanya terpisah dari tubuhnya, maka Leak tidak dapat bersatu kembali dengan tubuhnya. Jika kepala tersebut terpisah pada jangka waktu tertentu, maka Leak akan mati.
Image
Kisah Leak yang terkenal adalah cerita dari abad 11 masehi waktu pemerintahan Raja Erlangga di Bali. Pada masa tersebut ada seorang Janda yang bernama Calonarang (bukan Calon Arang) yang menurut warga sekitar sedang mempelajari ilmu hitam karena dia sering melantunkan kidung-kidung dengan bahasa yang aneh dan sering mengurung diri pada saat matahari terbenam dan terbit.

Dan sejak kepindahannya dari merantau jauh bersama anaknya, di sekitar tempat tinggalnya terjadi banyak bencana bahkan juga datang wabah penyakit. Karena masyarakat yang takut dan benci pada Calonarang yang diduga mempelajari ilmu hitam, maka saat putrinya Calonarang, Ratna Manggali, sudah masuk usia untuk menikah, tidak ada satupun pemuda yang mau meminangnya.

Reputasi buruknya akhirnya mencapai Istana beberapa prajurit istana mengambil inisiatif sendiri untuk menghukum sang janda. Karena takut untuk berhadapan langsung, maka para prajurit tersebut berencana membunuh Calonarang dimalam hari saat dia tertidur. Namun saat melakukan rencananya, Calonarang terbangun dan marah saat melihat ada orang yang berniat membunuhnya. Oleh karena itu matanya melotot hampir keluar dan gigi taringnya memanjang dan dari mulutnya menyemburkan api yang membunuh semua prajurit yang berniat membunuhnya.

Itulah sekilas tentang cerita Leak yang pertama tercatat di sejarah. Well, sesuai aturan, gue tidak akan mengajarkan bagaimana cara nge-Leak agar bisa menggunakan beberapa ilmunya yang menggiurkan misalnya teleport, membunuh tanpa dicurigai polisi, hipnotis dll .

Image
Pada siang hari, Leak terlihat sebagai manusia biasa. Yah, pastinya karena manusia lah yang jadi Leak. Dan pada malam hari baru berubah wujud jadi bentuk gaib nya tergantung kemampuan praktisi nya. Leak tidak harus berwujud seperti pada foto diatas dimana bertaring panjang, berlidah panjang lengkap dengan api yang membakarnya (itu ceritanya lidahnya berapi), mata melotot besar serta kulit yang bergaris garis. Menurut orang yang ilmunya sudah cukup untuk bisa melihat wujud Leak, Leak wujudnya beragam dari bola api terbang (paling standar katanya), kepala terbang dengan organ tubuh yang menggantung, monyet kuning, Babi dll .
Image
Dalam ilmu hitam terdapat beberapa jenis ramuan yang memerlukan organ dalam manusia yang secara teknis susah didapat apalagi bila diperlukan dalam keadaan segar. Dengan menjadi Leak bisa dapat dengan mudah mendapatkannya, bahkan tanpa meninggalkan yang namanya bekas operasi. Jaman dulu Banyak wanita hamil yang keguguran, konon katanya janinnya diambil oleh Leak. Dan apabila ada keluarga yang meninggal, sesegera mungkin sebaiknya dilakukan upacara Ngaben (kremasi) agar organ tubuhnya tidak diambil Leak.
Kenapa Harus Di Kuburan ?
Paham Leak adalah apapun status dirimu menjadi manusia, orang sakti, sarjana, kaya, miskin, akan berakhir di kuburan. Tradisi sebagian orang di India tidak ada tempat yang tersuci selain di kuburan, kenapa demikian di tempat inilah para roh berkumpul dalam pergolakan spirit, bagi penganut tantric bermeditasi di kuburan di sebut meditasi “KAVALIKA”. Di Bali kuburan dikatakan keramat, karena sering muncul hal-hal yang meyeramkan, ini disebabkan karena kita jarang membuka lontar “tatwaning ulun setra” sehingga kita tidak tahu sebenarnya kuburan adalah tempat yang paling baik untuk bermeditasi dan memberikan berkat doa. Sang Buda kecapi, Mpu kuturan, Gajah Mada, Diah Nateng Dirah, Mpu Bradah, semua mendapat pencerahan di kuburan, di Jawa tradisi ini di sebut  “TIRAKAT”. Di Bali ada beberapa daerah yang terkesan lucu mengganggap kuburan adalah tempat sebel, leteh, ketika ada orang meninggal, atau ngaben, tidak boleh sembahhyang ke pura karena sebel, padahal kalau ngaben kita juga mengahaturkan panca sembah kepada Hyang Widi di kuburan, lantas di mana letak beda sebel Pura dan sebel kuburan bagi TUHAN ? itu hanya awig-awig manusia. Leak juga mempunyai keterbatasan tergantung dari tingkatan rohani yang dipelajari, ada tujuh tingkatan Leak, Leak barak (brahma) ini baru bisa mengeluarkan cahaya merah api, Leak bulan,  Leak pemamoran, Leak bunga, Leak sari, Leak cemeng rangdu, Leak siwa klakah, Leak siwa klakah inilah yang tertinggi, sebab dari ke tujuh cakranya mengeluarkan cahaya yang sesuai dengan kehendak batinnya. Setiap tingkat mempunyai kekuatan tertentu, di sinilah penganut Leak sering kecele, ketika emosinya labil ilmu tersebut bisa membabi buta atau bumerang bagi dirinya sendiri. Hal inilah membuat rusaknya nama perguruan, sama halnya seperti pistol salah pakai berbahaya. Makanya kestabilan emosi sangat penting, dan di sini sang guru sangat ketat sekali dalam memberikan pelajaran.
Sumpah Leak

1. Hormat dan taat dengan ajaran yang di berikan oleh guru,

2. Selalu melakukan ajapa – ajapa dan menyembah SIWA dan DURGA dalam bentuk ilmu kawisesan,

3. Tidak boleh pamer kalau tidak kepepet, selalu menjalankan darma,

4. Tidak boleh makan daging kaki empat, tidak boleh bersetubuh ( zina),

5. tidak boleh menyakiti atau dengan carapapun melalui ilmu yang kita pelajari.
Mungkin karena peraturan no 4 ini sangat ditakuti akhirnya kebanyakan ilmu ini di pelajari oleh perempuan, sebab perempuan lebih kuat menahan nafsu birahi dari laki-laki. Di Bali yang namanya Rangda selalu indentik dengan wajah seram, tapi di jawa di sebut Rondo berarti janda, inilah alasanya kenapa dahulu para janda lebih menguasai ilmu pengeLeakan ini dari pada laki-laki, dikarenakan wanita lebih kuat nahan nafsu. Pada dasarnya kalau boleh saya katakan ilmu ini berasal dari tanah Jawa, campuran aliran SIWA dan BUDHA, yang di sebut dengan BAJRAYANA.

 Tingkat Pelajaran

Tingkat satu  kita diajari bagaimana mengendalikan pernafasan, di bali dan bahasa lontar di sebut MEKEK ANGKIHAN, atau PRANAYAMA.

Tingkat dua  kita diajarkan VISUALISASI, dalam ajaran ini di sebut ” NINGGALIN SANGHYANG MENGET“

Tingkat tiga  kita diajar bagaimana kita melindungi diri dengan tingkah laku yang halus serta tanpa emosi dan dendam, di ajaran ini di sebut “PENGRAKSA JIWA.

Tingkat empat  kita di ajar kombinasi antara gerak pikiran dengan gerak tubuh, dalam bahasa yoga di sebut MUDRA, karena mudra ini berupa tarian jiwa akhirnya orang yang melihat atau yang nonton di bilang ” NENGKLENG ( berdiri dengan kaki satu ).
Mudra yang di pelajari persis seperti tarian siwa nata raja.

Tingkat lima  barulah kita diajar MEDITASI, dalam ajaran pengeLeakan disebut ”NGEREGEP, yaitu duduk bersila tangan disilangkan di depan dada sambil mengatur pernafasan sehingga pikiran kita tenang atau ngereh, dan ngelekas.

Tingakat enam  kita di ajarkan bagaimana melepas roh ( MULIH SANGHYANG ATMA RING BAYU SANDA IDEP ) melalui kekuatan pikiran dan batin dalam bahasa sekarang disebut LEVITASI, berada di luar badan. Pada saat levitasi kita memang melihat badan kita terbujur kaku tanpa daya namun kesadaran kita sudah pindah ke badan halus, dan di sinilah orang disebut berhasil dalam ilmu Leak tersebut, namun ini cukup berbahaya kalau tidak waspada dan kuat iman serta mental kita akan keliru, bahkan kita bisa tersesat di alam gaib. Makanya kalau sampai tersesat dan lama bisa mati, ini disebut mati suri, maka begawadgita benar sekali, ( apapun yang kamu ingat pada saat kematian ke sanalah kamu sampai dan apapun yang kamu pikirkan begitulah jadinya ) .

Suster Ngesot

Posted: Mei 14, 2012 in Makhluk, Makhluk Astral
Tag:

Sejarah Suster Ngesot Tidak ada yang bisa memastikan asal usul Suster Ngesot . Hanya beberapa informasi yang dihembuskan dari mulut ke mulut yang kemudian dipercayai sebagai sejarah munculnya Suster Ngesot.

Hantu Suster Ngesot dipercayai muncul pertama kali di RSU Cipto Mangunkusumo, Jakarta, karena di tempat inilah terakhir kali suster tersebut diyakini dalam keadaan hidup kemudian meninggal secara tidak wajar. Alkisah, seorang suster cantik yang melakukan rutinitas jaga seperti biasa di malam hari, kemudian bernasib naas karena diperkosa secara brutal oleh dokter jaga, setelah di perkosa suster itu mencoba melarikan diri tetapi kakinya di pukuli sampai tidak bisa jalan oleh dokter itu sampai akhirnya suster itu di bunuh dan mayatnya di simpan di salah satu kamar di RSU Cipto Mangunkusumo . 

Sementara mitos lain mengenai Suster Ngesot muncul dari Jawa Barat, di sebuah panti jompo bekerja seorang perawat cantik bernama Norah yang memiliki keturunan Belanda dan disinyalir memiliki ilmu gaib. Kemampuannya yang luar biasa dimanfaatkan untuk membunuh penghuni panti satu per satu karena alasan dendam masa lalu. Akhirnya, kejahatannya diketahui, dan sebagai balasan atas perilakunya, kaki perawat Norah dipukul hingga remuk dan hancur. Dan di kurung hingga mati kelaparan . Setelah itu, jadilah ia Suster Ngesot.

Dan, beberapa rumah sakit tua di tanah air juga dipercayai memiliki cerita asal usul Suster Ngesot dengan alur cerita dan permasalahan yang berbeda-beda namun akhir yang sama, yaitu memunculkan sesosok hantu suster yang apabila berjalan tidak menggunakan kaki tetapi menyeret kakinya di sepanjang koridor atau lorong di rumah sakit.

Image

Hantu Suster Ngesot Gentayangan
Setelah banyaknya mitos tentang Suster Ngesot, hampir di setiap rumah sakit terhembus kabar hantu Suster Ngesot gentayangan. Diyakini apabila berpapasan dengan Suster Ngesot, katanya seluruh tubuh akan kaku tidak bisa bersuara maupun bergerak, setelah hantu tersebut lewat, baru orang yang berpapasan tersebut mampu menguasai dirinya kembali. Beberapa penjaga rumah sakit mengakui pernah melihat sesosok tubuh seperti Suster Ngesot, tetapi tidak pernah jelas terlihat. Bahkan mereka mengatakan lebih banyak mendengar suara-suara cekikikan di kamar mayat yang diduga adalah suara Suster Ngesot.

Image

Hanya sedikit sekali informasi tentang hantu Suster Ngesot ini, mungkin pihak RSU Cipto Mangunkusumo juga ingin supaya citra RSU Cipto Mangunkusumo baik karena itu kejadian ini di tutup tutupi jangan sampai hal yang terjadi ini di ketahui secara lebih mendetail karena akan menjadi image buruk juga bukan dari pihak RSU Cipto Mangunkusumo saja tapi juga dari pihak pihak luar yang terkait.

Makhluk Astral - Suster Ngesot

Hantu Pastur TPU Jeruk Purut merupakan hantu yang jarang sekali kita lihat, dan hantu ini juga yang menetap hanya menampakkan wujudnya di TPU Jeruk Purut . Makanya tidak heran kalau menurut saya ini hantu yang paling menyeramkan selain itu hantu ini sangat misterius dan sulit di ketahui asal usulnya .

Pada tahun 1986, seorang penjaga makam TPU Jeruk Purut yang sedang jaga malam melihat sesosok pastur tak berkepala melintas di antara makam. Pastur itu menenteng kepalanya sendiri dan di belakangnya, ikut seekor anjing. Konon, pastur ini “salah pulang”. Yang di lihat itu hantu Pastur TPU Jeruk Purut

Image

Ia mencari-cari makamnya yang sebenarnya berada di unit Kristen TPU Tanah Kusir, sedangkan di TPU Jeruk Purut hanya ada unit Islam. Sapri Saputra, penjaga makam yang melihat pastur kepala buntung itu, hingga kini masih menjaga makam dan dianggap kuncen atau orang yang dituakan di TPU Jeruk Purut.

Kesaksian Bapak Sapri ini kemudian menyebar luas se-Jakarta dan hingga kini “Sang Pastur Kepala Buntung” menjadi legenda horor di Jeruk Purut. Konon, jika Anda ingin menemui pastur legendaris ini, Anda harus datang pada malam Jumat dengan jumlah ganjil (sendiri, bertiga atau lebih).

Dari kisah nyata sejarah asal usul hantu Pastur TPU Jeruk Purut diatas, dapat diambil kesimpulan “Jika kita ingin melihat hantu Pastur TPU Jeruk Purut, silakan pergi ke TPU jeruk purut dengan jumlah orang ganjil”

Image

Penampakan Hantu Pastur TPU Jeruk Purut mulanya yang dialami seorang penjaga makam Tempat Pemakaman Umum (TPU) Jeruk Purut. Hantu itu benar adanya dengan kepala buntung, berjalan sambil menenteng kepalanya berjalan dengan tubuh tegap dan sambil mengelilingi makam . Menurut kesaksian tentang Pastur TPU Jeruk Purut yang konon tersesat jika ada sejumlah orang yang datang dengan jumlah yang ganjil mengantarkan Pastur TPU Jeruk Purut ke makam unit Kristen TPU Tanah Kusir akan di lindungi oleh Pastur TPU Jeruk Purut tersebut, tapi jika orang yang berada di dekatnya tidak kuat dengan hari harinya bersama Pastur TPU Jeruk Purut akan mati .

Nggak ada informasi pasti bagaimana kisah awalnya Pastur TPU Jeruk Purut ini, cerita kehidupannya ataupun bagaiamana ia meninggal .Bukan hanya Pastur Kepala buntung yang menghuni TPU Jeruk Purut, banyak hantu lain juga seperti Kuntilanak dan lain-lain, tetapi hantu pastur ini yang paling sering menampakkan dirinya.

Cerita lainnya pernah ada juga beberapa orang pemuda yang baru pulang dari sebuah acara dan kebetulan harus melewati jalan daerah TPU Jeruk Purut. Salah satu dari pemuda itu meremehkan kisah keangkeran TPU Jeruk Purut. Ketika mobil mereka melewati daerah tersebut, tiba-tiba mobil mereka mogok tetapi lampu mobilnya tetap menyala dengan sendirinya. Sempat mengecek ke luar, ketika masuk kembali ke mobil para pemuda itu melihat sosok Pastur Kepala Buntung nggak jauh di depan mereka.

Pemuda itu menekan pedal gas sekeras mungkin, tetapi mobil masih mogok. Beberapa saat kemudian mobil dapat menyala, tetapi tetap tak bisa melaju padahal speedometer sudah menunjukkan jarum ke angka maksimal. Akhirnya, mobil bisa melaju kembali namun pelan sampai fajar tiba dan keadaan kembali normal. Tetapi sangat jarang ada kisah yang melihat hantu Pastur TPU Jeruk Purut ini .

Wewe Gombel

Posted: Mei 11, 2012 in Makhluk, Makhluk Astral
Tag:

Wewe Gombel seperti yang kita ketahui bahwa ia adalah hantu yang sangat unik (maaf bukannya mau porno) karena memiliki ukuran payudara yang agak panjang dari wanita normal tapi sebenarnya keunikannya sendiri bukan dari segi yang tadi telah saya sebutkan tapi dari segi historisnya atau bahasa indonesianya dari segi sejarahnya yang memiliki kisah yang cukup mengharukan.

Konon Wewe Gombel dulunya adalah wanita yang menarik meskipun tidak terlalu cantik dan ia telah bersuami, ia tinggal di daerah gombel, semarang. Setelah sekian lama merka menikah namun belum juga dikaruniai sorang anak, kesedihannya tidak cukup sampai disitu saja, semakin lama suaminya tidak perhatian lagi kepadanya, bahkan mulai agak kasar kepada dia. Pada suatu hari sang istri mendapat kabar bahwa suaminya berselingkuh namun suaminya beralasan bahwa ia menginginkan seorang anak dan istrinya tidak dapat memenuhi permintaanya, mulailah pertengkaran diantara mereka, akhirnya sang suami mengasingkan sang istrinya, kesedihanpun memuncak bahkan ia sampai menjadi agak gila dan tertekan hingga ia tidak tahan lagi dan akhirnya membunuh suaminya.

Warga yang mengetahui bahwa sang suami di bunuh oleh istrinya sendiri, kemudian mengumpulkan masa dan sang istripun melarikan diri sampai pada akhirnya bunuh diri disuatu tempat (tidak tau dimana tempatnya) dan ia pun gentayangan, biasanya ia menculik anak-anak yang tidak mendapatkan perhatian dari orang tuanya tujuannya agar si orang tua sadar akan kesalahannya dan apabila orang tuanya telah menyadari kesalahannya maka iapun melepaskannya kembali. Walaupun ia menculik tapi sang anak yang diculik tidak dicelakakan olehnya karena tujuannya agar orang tua menyayangi anaknya. Biasanya ia beroprasi disekitar waktu magrib. Namun ada juga yang beranggapan bahwa gombel itu berasal dari bajunya yang seperti gembel.


Image

Bagi masyarakat yang ada di pedesaan, hantu Wewe Gombel tidak asing lagi. Dalam budaya Jawa, wewe diistilahkan hantu yang mirip manusia, sangat mengerikan dengan taring, mata kehijauan, baju compang-camping dan rambut serta kuku panjang tidak terawat. Biasanya Wewe Gombel (gombel istilah dari baju yang sangat jelek), melakukan aksinya pada saat menjelang Maghrib. Orang yang diculik Wewe Gombel tidak tahu, karena Wewe Gombel merubah dirinya menjadi saudara atau kakak, adik, orang tua dan siapa saja yang dikenal si korban.

Wewe Gombel akan mengajak korban jalan-jalan, kemudian ditempatkan di tempat tinggalnya, bisa di selokan, pinggir sungai, makam, pohon-pohon yang rimbun dan sebagainya. Wewe Gombel di tahun 1980 sangat melekat di benak penduduk Gesing Purworejo, Jawa Tengah, banyak sudah korban-korban penculikan. Menjelang sore hari, warga Gesing khususnya anak-anak dilarang keluar dari rumah, guna menghindari penculikan Wewe Gombel.

Ada seseorang narasumber mencoba mengungkap kembali apa yang terjadi di tahun itu, kebetulan narasumber ikut membantu mencari seorang anak bernama Mulyani yang diculik Wewe Gombel. Pada waktu itu sekitar pukul 21.00, seoarang anak hilang. Biasanya anak yang benama Mulyani ini, sore menjelang malam sudah bekumpul bersama keluarga, tetapi saat itu tidak ada. Akhirnya keluarga korban melapor pada RT setempat, menurut orang pintar yang ada di desa itu, Mulyani dibawa sejenis roh jahat yaitu wewe.

Atas petunjuk orang pintar tersebut, diadakan pencarian, pada waktu itu narasumber ikut pula membantu bersama warga, mencari keberadaan Mulyani. Syarat mencari orang yang diculik Wewe Gombel adalah dengan cara membawa peralatan dapur, bisa wajan, ember, piring, gelas, mangkok dan lain-lainnya. Peralatan itu dipukul seiring dalam pencarian korban. Memang suasana menjadi ramai, akan tetapi suara itu juga menimbulkan rasa merinding, karena korban bersama hantu Wewe Gombel. Menurut ceritera, Wewe Gombel sangat takut mendengar bunyi-bunyian dari peralatan dapur, kemudian Wewe Gombel akan lari menjauh dari suara itu. Tentunya harapan penduduk, dengan perginya Wewe Gombel, korban akan ditinggalkan.

Setelah sekian lama mencari, Mulyani ditemukan di atas pohon beringin yang sangat rimbun. Kondisi korban tidak bisa berbicara, baju yang dipakai sudah diganti dengan kain yang sangat kumal, rumput kering menempel di sekujur badannya.

Setelah Mulyani diberi minum, barulah dapat berbicara. Dia berceritera bahwa pada waktu mandi didatangi ibunya untuk diajak jalan-jalan, mengunjungi tempat-tempat yang ramai, setelah itu tidak ingat lagi. Tentunya penduduk Gesing sudah tidak asing lagi dengan kejadian seperti ini, karena hantu Wewe Gombel melakukan penculikan dengan cara yang sama, membawa korban, merubah dirinya menjadi saudara, kemudian membuat korban tidak sadar atau linglung. Untuk itu diperlukan kewaspadaan dalam menjaga anak, di antaranya melarang anak main pada saat menjelang senja, mandi sendiri di luar rumah, ke tempat-tempat yang tidak lazim, misal pantai, sungai, tempat sampah dan sebagainya.

Makhluk Astral - Wewe Gombel

Genderuwo

Posted: Mei 10, 2012 in Makhluk, Makhluk Astral
Tag:

Genderuwo adalah Mitos Jawa tentang sejenis bangsa jin atau makhluk halus yang berwujud manusia mirip kera yang bertubuh besar dan kekar dengan warna kulit hitam kemerahan, tubuhnya ditutupi rambut lebat yang tumbuh di sekujur tubuh. Genderuwo dikenal paling banyak dalam masyarakat di Pulau Jawa, Indonesia. Orang Sunda menyebutnya “gandaruwo” dan orang Jawa umumnya menyebutnya “Genderuwo“.

Habitat hunian kegemarannya adalah batu berair, bangunan tua, pohon besar yang teduh atau sudut-sudut yang lembap sepi dan gelap. Menurut mitos, pusat domisili makhluk ini dipercaya berada di daerah hutan seperti Hutan Jati Cagar Alam Danalaya, kecamatan Slogohimo, sekitar 60 km di sebelah timur Wonogiri, dan di wilayah Lemah Putih, Purwosari, Girimulyo di Kulon Progo, sekitar 60 km ke barat Yogyakarta .

Etimologi

Istilah Genderuwo yang sebenarnya diduga berasal dari bahasa Kawi gandharwa yang berakar dari bahasa Sanskerta gandharva. Genderuwo dalam kepercayaan Hindu dan Buddha (yang merupakan kepercayaan dominan di zaman kerajaan Hindu Buddha di nusantara) digambarkan sebagai makhluk berwujud manusia berjenis kelamin pria yang tinggal di kahyangan.
Mitos Genderuwo sebagai makhluk astral sendiri diduga berakar dari mitos kuno Persia gandarewa. Dalam mitos Persia, gandarewa adalah siluman air Persia yang terus-menerus mencoba untuk memakan hal-hal baik yang tercipta dalam mitos penciptaan Persia dan akhirnya akan dikalahkan oleh pahlawan Keresaspa.

Image

Mitologi Genderuwo Dalam Budaya Jawa

Genderuwo dipercaya dapat berkomunikasi dan melakukan kontak langsung dengan manusia. Berbagai legenda menyebutkan bahwa Genderuwo dapat mengubah penampakan dirinya mengikuti wujud fisik seorang manusia untuk menggoda sesama manusia.
Genderuwo dipercaya sebagai sosok makhluk yang iseng dan cabul, karena kegemarannya menggoda manusia terutama kaum perempuan dan anak-anak. Genderuwo kadang senang menepuk pantat perempuan, mengelus tubuh perempuan ketika sedang tidur, bahkan sampai memindahkan pakaian dalam perempuan ke orang lain.
Kadang Genderuwo muncul dalam wujud makhluk kecil berbulu yang bisa tumbuh membesar dalam sekejap, Genderuwo juga gemar melempari rumah orang dengan batu kerikil di malam hari.  Salah satu kegemaran Genderuwo yang paling utama adalah menggoda istri-istri kesepian yang ditinggal suami atau para janda, bahkan kadang Genderuwo bisa sampai melakukan hubungan seksual dengan mereka. Dipercaya bahwa benih daripada Genderuwo dapat menyebabkan seorang wanita menjadi hamil dan memiliki keturunan dari Genderuwo.
Menurut legenda, Genderuwo memiliki kemampuan gendam untuk menarik wanita agar mau bersetubuh dengannya. Kemampuan hubungan seks Genderuwo juga diyakini amat luar biasa, sehingga wanita-wanita korban pencabulannya seringkali merasakan puas dan nikmat yang luar biasa apabila berhubungan badan dengan Genderuwo.
Namun biasanya wanita korban yang disetubuhi oleh Genderuwo tidak akan sadar sedang bersetubuh dengan Genderuwo karena Genderuwo akan menyamar sebagai suami atau kekasih korban dalam melakukan hubungan seks. Disebutkan pula kalau Genderuwo memiliki libido dan gairah seksual yang besar dan jauh di atas manusia, sehingga ia amat mudah terangsang melihat kemolekan perempuan dan membuatnya menjadi makhluk yang senang menggoda perempuan.
Ada legenda menyatakan Genderuwo kadang senang bersemayam di dalam rahim perempuan. Perempuan yang rahimnya disemayami oleh Genderuwo akan memiliki gairah seks yang tinggi dan tak mampu menahan gairahnya. Si perempuan akan senang melakukan hubungan intim. Apabila pasangan si perempuan tak mampu mengimbangi gairahnya, maka si perempuan takkan segan mencari pasangan lain. Hal ini terjadi karena gairah si wanita dikendalikan oleh Genderuwo, apabila si wanita melakukan hubungan intim, maka si Genderuwo yang bersemayam di rahimnya juga akan merasakan nikmat dari hubungan intim yang dilakukan wanita tersebut.
Dalam kepercayaan Jawa, tidak semua Genderuwo bersifat jahat, ada pula Genderuwo yang bersifat baik. Genderuwo yang bersifat baik ini dipercaya biasanya menampakkan wujudnya sebagai seorang kakek tua berjubah putih yang kelihatan amat berwibawa. Genderuwo yang baik tidak bersifat cabul seperti saudara sebangsanya yang bersifat jahat, Genderuwo yang baik seringkali membantu manusia seperti menjaga tempat gaib atau rumah dari orang yang berniat tidak baik, bahkan perampok. Pernah juga terdengar bahwa Genderuwo yang bersifat baik kadang-kadang membantu menyunat anak-anak dari keluarga tidak mampu yang saleh beribadah.

Asal – Usul Genderuwo

Asal-usul Genderuwo dipercaya berasal dari arwah orang yang meninggal secara tidak sempurna, bisa akibat bunuh diri, penguburan yang tidak sempurna ataupun kecelakaan sehingga arwah orang tersebut merasa penasaran dan belum mau menerima kematiannya. Genderuwo tidak dapat dilihat oleh orang biasa tapi pada saat tertentu dia dapat menampakkan dirinya bila merasa terganggu. Dipercaya bahwa tidak semua Genderuwo jahat, karena ada pula yang baik dan sikap mereka tergantung bagaimana manusia bersikap, apakah mau berteman atau bermusuhan dengan Genderuwo tersebut.

Image

Mitos Ritual Pemanggilan

Banyak kalangan mempercayai salah satu cara memanggil Genderuwo adalah dengan membakar sate gagak. Diyakini, burung gagak adalah makanan kesukaan sekaligus binatang peliharaan Genderuwo, dalam hal ini seperti manusia yang memelihara ayam.
Untuk melakukan ritual ini, subyek yang ingin bertemu dengan Genderuwo diyakini harus mengikuti tata cara khusus untuk membuat sate gagak. Tata cara tersebut umumnya digambarkan sebagai berikut: setelah berhasil menangkap burung gagak, burung gagak tersebut disembelih dengan pisau yang sangat tajam. Alasannya, ketajaman mata pisau akan memengaruhi lancar tidaknya darah yang mengalir keluar dari bekas luka yang ditimbulkan; berikutnya adalah mencabuti bulu-bulu hitam gagak yang kasar sehingga benar-benar bersih. Selanjutnya, daging yang sudah bersih ditelikung seperti halnya kalau membuat ingkung ayam. Baru kemudian, bisa dibakar di atas perapian.
Hal terpenting dari ritual ini dipercaya adalah pengucapan rapalan mantra khusus agar Genderuwo selain mencium bau makanannya juga dapat mendengar panggilan. Mantra pemanggil Genderuwo diyakini hanya dimiliki segelintir orang saja dan tidak sembarang diberitahukan akan. Sifat kerahasiaan ini telah banyak digunakan untuk penipuan demi mendapat keuntungan. Tempat yang diyakini paling tepat untuk melakukan ritual pemanggilan ini adalah tempat yang terbuka, agar bau burung gagak yang dibakar menyebar ke segala arah dibawa oleh angin dan bisa mengundang Genderuwo mendatangi tempat tersebut.Image

Mitos Dalam Perjudian

Ritual mengundang Genderuwo yang lengkap dengan segala sejajinya banyak dilakukan orang, terutama yang berkepercayaan tradisional di pulau Jawa. Hal ini berkaitan dengan maraknya judi togel yang dahulu dikenal dengan istilah “nomor buntut” atau “nomor jitu”. Para praktisi tersebut meyakini bahwa dengan mengundang Genderuwo, keinginan untuk mendapat nomor yang beruntung bisa terpenuhi dan dengan berbekal sedikit keberanian, keuntungan besar bakal gampang mereka peroleh.
Hal unik yang terjadi dalam ritual pemanggilan Genderuwo hingga permintaan untuk menyebutkan “nomor jitu” adalah dilakukannya tawar menawar seperti layaknya jual beli pedagang di pasar. Diyakini bahwa setelah Genderuwo keluar dari sarang mereka setelah mendengar rapalan mantra berikut bau daging gosong gagak terpanggang, praktisi harus secepatnya meminta apa yang mereka inginkan sebelum Genderuwo mencuri atau memakan umpan sate burung gagak sebelum mengucapkan permintaan. Sebab, jika Genderuwo telah kenyang akan segera menghilang pergi tanpa mau memberikan jawaban yang diinginkan pemanggilnya.

 

 

Makhluk Astral - Genderuwo

Pocong

Posted: Mei 10, 2012 in Makhluk, Makhluk Astral
Tag:

Mungkin di mata orang sebagian besar berpendapat bahwa hantu Pocong adalah hantu yang paling menakutkan dan yang paling menyeramkan tentunya. Mengapa ? Karena penampakan sosok hantu yang satu ini mengingatkan kita akan gambaran kematian di masa yang akan datang. Yah, pada dasarnya kelak jika kita semua mati pasti akan dibalut dengan kain putih layaknya Pocong. Lalu bagaimana hantu Pocong bisa muncul? Apakah karena waktu meninggal si mayit ini lupa dibukakan tali Pocongnya sehingga si hantu meminta orang melepaskannya?? Jika seperti itu pertanyaannya maka saya menjawabnya tidak semuanya seperti itu. Nah, mari kita bahas atas kekeliruannya disini.

Sebetulnya penampakan hantu Pocong itu dibedakan menjadi tiga. Yang pertama mungkin benar karena si mayit lupa dibukakan tali pocongnya atau si arwah tersebut masih banyak tanggungan selama hidupnya di dunia sehingga mencoba meminta maaf dengan wujudnya seperti Pocong. Kedua, penampakan sosok hantu Pocong bisa juga berasal dari jin yang menyerupai sosok Pocong. Dan yang ketiga, penampakan hantu Pocong juga bisa muncul karena guna-guna atau dimanfaatkan tubuhnya untuk menakut-nakuti oleh seorang dukun atau ahli santet dengan meminta tumbal untuk memperkuat ilmunya. Bagaimana membedakannya? Bagi semua orang awam hal ini sangatlah sulit untuk dibedakan. Baiklah saya akan jelaskan untuk anda supaya bisa mengantisipasinya.

Image

  1. Pocong yang lupa dibukakan tali Pocongnya

Pada saat dikebumikan si mayit lupa dibukakan tali Pocongnya sehingga dia menjelma menjadi sosok yang mengerikan seperti waktu dia mati. Tapi dia tidak gentayangan menakuti orang-orang di sekelilingnya! Kalaupun dia gentayangan dan coba menakut-nakuti orang di sekitarnya maka berarti dia masih memiliki tanggungan selama hidupnya. Penampakannya muncul pada saat adzan magrib atau setelah kita selesai shalat maghrib. Dia muncul tepat di tengah-tengah pusar kuburannya dengan wujud seperti asap. Kemudian menjadi mahkluk kecil yang lompat dari tengah kuburannya ke arah kakinya, kemudian dia melompat lagi ke arah kepalanya, kali ini menjadi makhluk yang sedang seperti bayi besarnya. Kemudian dia melompat lagi ke arah sisi di sebelah baratnya dan sempurnalah sosok hantu Pocong ini. Setelah itu dia berjalan mengelilingi kuburannya satu kali, meski terlihat bahwa kakinya terikat tapi dia masih bisa berjalan dengan kaki terikat. Tidak seperti di televisi yang melompat-lompat, yah maklumlah kan pemerannya manusia jadi tidak bisa berjalan saat kakinya terikat. Aku sendiri jadi tertawa melihat film hantu Pocong di televisi. Ok kita lanjut lagi ke penampakannya. Setelah sosoknya sempurna, maka hantu Pocong ini terbang melayang-layang ke udara. Saat dia terbang melayang, tubuhnya memanjang seperti selendang putih. Ciri2 hantu Pocong yang satu ini yaitu wajahnya yang cenderung terlihat seperti tengkorak. Bola matanya terlihat seperti mau keluar, tidak ada alis ataupun daging kulitnya. Terkadang di antara kedua matanya terlihat seperti ada belatung yang keluar masuk. Kalau anda bertemu dengan hantu seperti ini di lingkungan anda sendiri maka sebutkan siapa yang menurut anda teman anda atau kerabat anda yang meninggal pada saat itu. Lalu katakanlah “aku sudah memaafkan mu, kembalilah dengan tenang ke alam mu” setelah itu bacalah Basmallah dan surat Al Fatihah sebanyak tiga kali. Maka dengan sendirinya dia akan menghilang dari hadapan anda. Jangan takut atau pun kabur lari terbirit-birit, Karena menurut saya hal itu percuma!! Si Pocong itu akan terus mengejar anda sampai dia mendapatkan pertolongan atau maaf dari anda. Jika anda takut cukup pejamkan saja mata anda, dan awalilah dengan bacaan sholawat dan istighfar kemudian basmallah dan Al Fatihah. Namun, bila anda bertemu hantu Pocong dengan sosok seperti ini di tempat lain atau tempat yang tidak anda kenal. Yang anda lakukan adalah tarik nafas yang dari dalam hidung kemudian bacalah Basmallah disertai surat al fatihah dan Ayat Kursi sebagai penutup. Jangan sekali-kali bersikap jagoan atau pahlawan, seperti keesokan harinya anda ingin mengorek darimana penampakan Pocong tersebut pada orang di sekitarnya terus anda ingin membuka tali Pocongnya. Malah nanti anda sendiri yang akan menimpa sial, anda akan diikutinya setiap malam atau bahkan keluarga anda yang kena juga. Karena pada dasarnya kita tidak tahu apakah tali Pocong itu sengaja tidak dibuka atau tidak disengaja dibuka ketika si mayat itu dikebumikan. Bagi warga pedesaan yang masih memiliki pandangan besar terhadap mistis, bila sanak keluarganya dibunuh dengan cara tidak wajar, seperti diperkosa lalu dibunuh, atau dibunuh dengan cara yang tidak wajar, dll. Akan tetapi polisi masih belum menemukan siapa yang melakukan, maka cara inilah yang umumnya mereka ambil untuk menakut-nakuti si pelaku agar dia mau mengakui kesalahannya. Dan jika anda ingin jadi pahlawan, itu tidak masalah asalkan anda memiliki ilmu kebatinan yang luar biasa tetapi bila anda orang awam dan masih belum mengerti syareat maka jangan coba-coba atau anda sendiri yang kena batunya.

Image

  1. Jin yang menyerupai sosok Pocong

Jin dibedakan menjadi beberapa golongan, dan yang terparah adalah jin kafir. Jin seperti ini bisa menyerupai apa saja yang dia inginkan bahkan dia bisa berwujud seperti layaknya Pocong. Di jawa mereka disebut Genderuwo umumnya. Mereka sangat senang tinggal di daerah barongan (bambu-bambu yang lebat), pohon yang besar, atau di rumah yang sudah lama tak berpenghuni. Sama seperti manusia, mereka juga memiliki keturunan.

Biasanya jin yang menyerupai sosok Pocong ini, cara dia muncul juga berbeda. Bisa di atas pohon, di balik dinding atau pohon dengan separuh badannya. Cirri-cirinya juga berbeda. Matanya cenderung menyala bewarna merah atau biru. Jika anda bertemu dengan sosok seperti ini maka cepatlah anda bersetubuh dengan bumi atau baringkan badan anda di atas tanah dengan posisi telungkup. Kemudian bacalah Asyhaduallaailahaillallahu wa asyaduanna muhammadarusullah( aku bersaksi tiada tuhan selain Allah dan aku bersaksi bahwa nabi Muhammad itu utusan Allah) selanjutnya bacalah ayat qursi. Jangan berdiri ataupun lari, karena jin ini bisa merasuki raga kita atau bisa kita sebut dengan istilah kesurupan.

Image

  1. Mayat yang dimanfaatkan oleh dukun atau ahli santet

Bagi sebagian besar dukun sering kali menggunakan media mayat untuk menakut-nakuti orang atau bahkan bisa saja membunhnya sesuai permintaan yang diajukan. Cirri-cirinya biasanya sosok Pocong yang ia gunakan masih terlihat utuh atau di wajahnya masih terdapat kapas, di matanya, hidungnya, terkecuali mulutnya. Jika anda sering kali bertemu dengan sosok seperti ini di rumah anda itu tandanya ada orang yang syirik kepada anda. Yang perlu anda lakukan adalah taburkan garam di sekitar rumah anda, kemudian selalu bacalah surat Yassin setiap habis shalat maghrib, shalat isya, dan tengah malam. Kalau bisa bacalah surat Yassin secara berjamaah atau orang banyak. Lakukanlah secara berturut-turut selama 7 hari lamanya. Sosok Pocong yang seperti inilah yang patut anda waspadai, karena dia bisa meludahi anda dan yang terjadi setelah tubuh anda diludahi maka tubuh anda bisa melepuh atau hangus.

Image

Pada dasarnya yang patut kita mintai pertolongan hanyalah Allah SWT. Mintalah pertolongan kepada-Nya dan niscaya hal buruk tidak akan menimpa anda. Karena sebelum Dia menciptakan manusia, Dia telah menciptakan jin dan saython yang ditugaskan untuk menguji iman di dalam diri kita.

 

 

Makhluk Astral - Pocong

Tuyul

Posted: Mei 9, 2012 in Makhluk, Makhluk Astral
Tag:

Tuyul (bahasa Jawa: thuyul) dalam mitologi Nusantara, terutama di Pulau Jawa, adalah makhluk halus berwujud anak kecil atau orang kerdil dengan kepala gundul. Penggambaran lainnya yang tidak disepakati semua orang adalah kulit berwarna keperakan, bersifat sosial (dalam pengertian memiliki masyarakat dan pemimpin), serta bersuara seperti anak ayam. Tuyul dapat dipekerjakan oleh seorang majikan manusia untuk alasan tertentu, terutama mencuri (uang). Untuk menangkal Tuyul, orang memasang yuyu di sejumlah sudut rumah karena Tuyul dipercaya menyukai yuyu sehingga ia lupa akan tugas yang dibebankan pemiliknya .

Kejadian Tuyul dipercaya berasal dari janin orang yang keguguran atau bayi yang mati ketika lahir. Karena berasal dari bayi, karakter Tuyul juga seperti anak-anak: gemar bermain (seperti laporan orang melihat sejumlah Tuyul bermain pada tengah malam, dsb.)

Image

Mantra Tuyul
Caranya pertama: Kita cari tanggal kematian dari seorang bayi yang meninggal dalam kandungan/ belum sempat lahir ke dunia dan kemudian ikuti langkah berikut ini.
Bahan: satu gentong air dan nyalakan lilin di atasnya. Masukkan yuyu/kepitingkali dan masukkan di dalam gentong. Sediakan pula air pancuranjanur kuning (3 helai) danrambut (9 helai).

Selanjutnya Anda telanjang duduk bersila di depan gentong berisi air yang sudah ada yuyu dan air dari pancuran terus mengucur. Panggil dia dengan mantra berikut ini:
“Tak cepakke dolananmu
Tak sogati pekaremanmu,
Mreneyo dadi anakku (ini bila ingin memelihara. Kalau sekedar ingin ketemu, ucapannya: mreneyo dadi kancaku)
Ojo nesu, ojo mlayu yen ora podo karo kekarepanmu lan pekaremanmu
Iki aku ….. (sebutkan nama Anda) sing arep dadi Bapa mu!
(ini bila ingin memelihara. Kalau sekedar ingin ketemu, ucapannya: sing arep dadi kancamu)”
Mantra ini adalah cara Anda paling mudah melakukan kontak batin dengan Tuyul.
Image
Cara kedua, Anda tidak perlu mendapatkan tanggal kematian dari seorang anak kecil yang belum sempat lahir ke dunia dan langsung menyediakan bahan dan mengikuti langkah sebagaimana di atas.
Dua langkah di atas ada bedanya. Langkah pertama, kita akan mendapatkan jenis Tuyul yang lebih hebat, lebih gesit dan susah ditangkap dari Tuyul yang kita dapatkan dari langkah kedua.
Tuyul akan datang menerima Anda dan Anda perlu mempersiapkan diri untuk memeliharanya. Mohon persiapkan diri agar tidak kaget saat berdatangan makhluk-makhluk kecil setinggi botol. Bila Anda ingin memiliki Tuyul, segera pilih salah satu yang Anda anggap paling bagus.
Sediakan kamar kosong dan beri sesajen setiap hari seperti Anda memiliki anak kecil dan letakkan Tuyul itu di sana. Selain untuk mencuri uang, Tuyul juga bisa membisikkan apa yang ia tahu dan apa yang anda ingin tahu sehingga ramalan Anda menjadi sangat tepat. Banyak dukun mahir mempraktekkan ilmu ini. Meskipun Tuyul tidak mempunyai kesaktian besar, bantuannya bisa membuat Anda menjadi kaya dan ramalan Anda akan jitu.

Sundel Bolong

Posted: Mei 9, 2012 in Makhluk, Makhluk Astral
Tag:

Artikel sebelumnya mengenai Kuntilanak dan sekarang gue akan membahas mengenai Setan Sundel Bolong .Maka dari itu kali ini setan tersebut lah yang akan gue bahas.Sundel Bolong bila diterjemahkan secara langsung berarti,Sundel berarti Wanita jalang - Bolongberarti Berlubang.Jadi sundel bolong adalah wanita jalang atau pelacur yang meninggal dalam keadaan hamil dan melahirkan didalam kubur.

Image

Setan ini akan membalas dendam kepada orang-orang yang telah memperkosanya dan tidak jarang,Sundel Bolong juga akan mencuri bayi yang baru dilahirkan itu karena dia sangat menginginkan bayi dikarenakan bayi yang dilahirkannya di dalam kubur adalah dalam keadaan mati.Maka dari itu sangatlah tidak aneh jika masih ada orang tua yang meletakan Surat Yassin atau Al-quran diatas kepala bayi ketika tidur,ini adalah untuk mengantisipasi gangguan dari Sundel Bolong.
Setan Sundel Bolong memiliki ciri yang hampir sama dengan kuntilanak,namun di bagian belakang punggung Sundel Bolong terdapat lubang yang penuh dengan belatung.Lubang ini tercipta karena sundel bolong melahirkan anaknya lewat punggung.Lewat ciri inilah kita bisa membedakan mana Sundel Bolong  dan mana .
Image
Konon menurut cerita turun temurun,setan Sundel Bolong menyukai ari-ari bayi dan dia juga sangat malu dengan keadaan punggungnya yang berlubang(bolong).Maka dari itu disetiap kemunculannya Sundel Bolong selalu berusaha menutupi punggungnya tersebut dengan rambut yang digeraikan ke belakang.
Cara paling tepat untuk menakuti atau melawan Sundel Bolong adalah mungkin hanya dengan cara berdoa kepada tuhan yang maha kuasa.Karena cerita hantu Sundel Bolong sangatlah sedikit sehingga pembahasan mengenai cara melawannya sangatlah jarang diketahui.

Kuntilanak

Posted: Mei 9, 2012 in Makhluk, Makhluk Astral
Tag:

Kuntilanak  (bahasa Malaysia: Pontianak atau Puntianak, atau sering disingkat kunti) adalah hantu yang dipercaya berasal dari perempuan hamil yang meninggal dunia atau wanita yang meninggal karena melahirkan dan anak tersebut belum sempat lahir. Nama “puntianak” merupakan singkatan dari “perempuan mati beranak”. Mitos ini mirip dengan mitos hantu langsuir yang dikenal di Asia Tenggara, terutama di nusantara Indonesia. Mitos hantu kuntilanak sejak dahulu juga telah menjadi mitos yang umum di Malaysia setelah dibawa oleh imigran-imigran dari nusantara.

Kota Pontianak mendapat namanya karena konon Abdurrahman Alkadrie, pendiri Kesultanan Pontianak, diganggu hantu ini ketika akan menentukan tempat pendirian istana.

Mitos hantu Kuntilanak  sejak dahulu juga telah menjadi mitos yang umum di Malaysia setelah dibawa oleh imigran-imigran dari nusantara.

Dalam cerita rakyat Melayu, sosok Kuntilanak digambarkan dalam bentuk wanita cantik. Kuntilanak digambarkan senang meneror penduduk kampung untuk menuntut balas. Kuntilanak sewaktu muncul selalu diiringi harum bunga kemboja. Konon laki-laki yang tidak berhati-hati bisa dibunuh sesudah Kuntilanak  berubah wujud menjadi penghisap darah. Kuntilanak dikatakan sering menjelma sebagai wanita cantik yang berjalan seorang diri dijalan yang sunyi.

Oleh karena itu, cerita ini kemungkinan dibuat untuk menghindari wanita diganggu oleh pemuda-pemuda yang takut akan Kuntilanak ketika berjalan seorang diri di jalan yang sunyi. Dalam cerita seram dan film horor di televisi Malaysia, Kuntilanak digambarkan membunuh mangsa dengan cara menghisap darah di bagian tengkuk, seperti vampir.

Image

Kuntilanak  Dalam Legenda Sunda

Agak berbeda dengan gambaran menurut tradisi Melayu, Kuntilanak menurut tradisi Sunda tidak memiliki lubang di punggung dan hanya mengganggu dengan penampakan saja. Jenis yang memiliki lubang di punggung sebagaimana deskripsi di atas disebut sundel bolong. Kuntilanak konon juga menyukai pohon tertentu sebagai tempat “bersemayam”, misalnya waru yang tumbuh condong ke samping (populer disebut “waru doyong”).

Ciri – ciri Kuntilanak versi Sunda;
1. tertawa melengking
2. menangis
3. suka puing2 bangunan ato yg setengah jadi
4. sering bertempat di muara sungai ato pinggiran danau ato kolam
5. menyukai daging anak2 (makanya sering dibilang mereka suka menculik bayi)

Kepercayaan penangakalan
Berdasarkan kepercayaan dan tradisi masyarakat Jawa, Kuntilanak tidak akan mengganggu wanita hamil bila wanita tersebut selalu membawa paku, pisau, dan gunting bila bepergian ke mana saja. Hal ini menyebabkan seringnya ditemui kebiasaan meletakkan gunting, jarum dan pisau di dekat tempat tidur bayi.

Menurut kepercayaan masyarakat Melayu, benda tajam seperti paku bisa menangkal serangan Kuntilanak. Ketika Kuntilanak menyerang, paku ditancapkan di lubang yang ada di belakang leher Kuntilanak. Sementara dalam kepercayaan masyarakat Indonesia lainnya, lokasi untuk menancapkan paku bisa bergeser ke bagian atas ubun-ubun Kuntilanak.

Adapun lagu untuk memanggil arwah/setan Kuntilanak tersebut, yaitu dengan menyanyikan lagu tembang jawa tempo dulu yaitu “Lingsir Wengi” sebagai berikut;

” Lingsir wengi sliramu tumeking sirno…
Ojo tangi nggonmu guling…Awas jo ngetoro…
Aku lagi bang wingo wingo…
jin setan kang tak utusi…jin setan kang tak utusi…
dadyo sebarang…waja lelayu sebet… “

Artinya :
Menjelang malam dirimu(bayangmu) mulai sirna
jangan terbangun dari tidurmu
Awas jangan terlihat (memperlihatkan diri)..
Aku sedang gelisah…
Jin setan ku perintahkan…. Jin setan ku perintahkan..
Jadilah apapun juga …
namun jangan membuat maut(celaka)..

Image

Dan…kesimpulan gue ini Lingsir Wengi hanyalah sebuah Durma, macapat, kidung atau tembang jawa yang memang sudah terkenal sejak jaman dulu. Tembang menjelang larut malam. Banyak yang menyangkal bahwa itu adalah tembang untuk memanggil Kuntilanak. Tapi banyak juga yang mengaku mengalami hal yg menyeramkan setelah mendengarkan lagu itu.

Lirik yang terakhir “ wojo lelayu sebet “ bahkan ada yang salah mengartikan (entah disengaja untuk menakut-nakuti, atau memang salah mengartikan), ” menjadi perantara untuk mencabut nyawamu…”

 

Makhluk Astral - Kuntilanak