Archive for the ‘Hewan Misterius’ Category

Pada minggu pertama Mei 2010, Para penduduk lokal di kota kecil Kanada dihebohkan dengan satu bangkai makhluk aneh yang ditarik oleh seekor anjing dari danau setempat. Makhluk ini memiliki kemiripan dengan bangkai legendaris yang sering disebut sebagai monster Montauk.

Makhluk itu memiliki bulu lebat dan panjang. Namun bagian kepala, kaki dan wajahnya tidak memiliki bulu dan terlihat seperti habis dicukur. Di internet, beredar spekulasi kalau makhluk ini mungkin adalah montauk monster versi terbaru yang telah berevolusi.

Makhluk itu ditemukan oleh dua orang perawat di kota Kitchenuhmaykoosib di Ontario, Kanada, ketika mereka sedang mengajak anjing mereka untuk jalan-jalan.

Ketika anjing mereka mulai mengendus-ngendus di danau, kedua wanita itu mulai menyelidiki dan menemukan kalau anjing itu telah menarik bangkai makhluk misterius itu.

Image

Setelah mengambil beberapa foto, para perawat itu meninggalkan bangkai itu begitu saja. Ketika para penduduk mencoba mencarinya kembali, bangkai itu telah lenyap.

Foto-foto yang diambil oleh mereka sekarang telah diposting di website-website lokal dengan penjelasan berbunyi:

“Makhluk ini ditemukan oleh Sam si anjing, anjing lokal.”

“Makhluk ini memiliki ekor seperti tikus yang panjangnya sekitar 30 cm.”

Ada banyak spekulasi yang beredar mengenai identitas makhluk ini yang sebenarnya.

Tubuh makhluk itu terlihat seperti seekor berang-berang, sementara mulutnya memiliki taring panjang yang mirip dengan babi hutan.

Bahkan kepala polisi lokal, Donny Morris, menjadi bingung dibuatnya. Ia berkata: “Saya tidak tahu makhluk apakah itu. Saya juga ingin tahu sama seperti orang lainnya.”

Para blogger di internet kebanyakan berspekulasi kalau makhluk itu adalah sejenis berang-berang atau raccoon. Wajahnya yang bersih dari bulu mungkin dikarenakan terlalu lama di dalam air. Teori ini cukup masuk akal karena Sam si anjing menemukan makhluk itu dengan kondisi kepalanya di dalam air dan menghadap ke bawah.

Ketika melihat makhluk ini, orang-orang segera teringat dengan Monster Montauk yang ditemukan di New York tahun 2008 karena kemiripan yang dimiliki oleh keduanya.

Image

Nyata atau hanya sebuah hoax, lol

Iklan

Browsing di forum kaskus, salah satu forum internet terbesar di Indonesia, gue menemukan sebuah theread dengan isi foto-foto seperti di bawah ini, dan dari forum itu juga gue tidak dapat informasi sama sekali tentang makhluk apa gerangan yang tampak pada foto ini.

Ada yang tau makhluk apa ini ?

 

Image

Image

Makhluk aneh ditemukan tewas di Panama. Menurut laporan, seorang remaja memukuli sampai mati setelah mereka melihat itu makluk mengerikan itu merayap ke arah mereka dari gua. Kemudian mereka kembali dan mengambil foto mayat itu.

ImageImageImage

Makhluk aneh dari Rusia

Posted: April 24, 2012 in Hewan, Hewan Misterius
Tag:

Sesosok hewan misterius baru-baru ini ditemukan di sebuah parit di wilayah Chelyabinsk, Rusia. Beberapa mengidentifikasikannya sebagai horse shoe crab, yang lain menyebutnya sebagai triops dan yang lain tadpole shrimps (udang kecebong). Entahlah… Makhluk ini kelihatan seperti salah satu karakter dari film-film alien yang keluar dari perut manusia.

ImageImageImage

Beberapa waktu yang lalu Chile digemparkan dengan penemuan hewan aneh yang terdampar di tepi pantai. Bentuk hewan ini lain dari jenis spesies laut yang sudah lama dikenal. Diperkirakan mahluk ini adalah spesies langka, dan bisa masuk dalam kategori hewan baru.

Image

Penemuan hewan aneh yang sebelumnya belum pernah dilihat ditemukan di sebuah tepi pantai di negara chili, melihat penemuan tersebut membuat para peneliti sangat terkejut karena sebelumnya belum pernah ditemukan 

spices yang sama bahkan mirip pun tidak dengan hewan yang ditemukan tersebut. Sejauh ini belum dapat dipastikan jenis hewan yang aneh tersebut, dan tentu penemuan baru ini akan menambah daftar spices hewan-hewan misterius yang sudah mulai banyak ditemukan dalam beberapa dekade terakhir. Berikut adalah foto hewan aneh yang sempat menghebohkan publik beserta para peneliti di negara Chili tersebut.

Makhluk ini ditemukan oleh tentara Rusia di garis pantai Sakhalin. Daerah Sakhalin terletak dekat Jepang, itu bagian paling timur Rusia, hampir 5.000 kilometer ke Timur dari Moskow (Rusia sangat besar). Orang-orang tidak tahu makhluk apa ini. Menurut tulang dan gigi – bukan ikan. Menurut tulangnya – itu bukan buaya. Ia memiliki kulit dengan bulu. mengerikan jeeng !! :-SS :-SS

ImageImageImageImageImageImage

Manticore

Posted: April 17, 2012 in Hewan, Hewan Misterius
Tag:

Manticore

Image

Manticore ialah makhluk yang berasal dari mitologi Persia, julukannya “man eater-pemakan manusia” (Dalam bahasa timur tengah kuno, yaitu : kata مارتیا “Martya” yang berarti manusia dan خوار “Xwar” yang berarti memakan; Βάρἰκος Baricos dalam bahasa Yunani). Memiliki tubuh seperti seekor singa berwarna merah, berekor kalajengking dengan sengat yang mematikan, dan berkepala manusia.

Image

Manticore memiliki mata merah darah (kadangkala biru menyala), tiga baris deret gigi tajam dirahang atas dan bawah seperti ikan hiu, suaranya seperti terompet yang ditiup kencang, dan biasanya mereka mampu berbicara dalam bahasa sederhana seperti manusia. Manticore mampu melompat jauh dan makanan kegemarannya adalah daging manusia segar.

Makhluk angker ini sekilas mirip dengan Sphinx di Mesir. Cerita tentangnya pun berrvariasi pada setiap tempat. Ada yang mengatakan ia bertanduk, dan bersayap seperti sayap kelelawar. Ekornya seperti naga atau kalajengking, dan menembakkan duri beracun untuk melumpuhkan lalu membunuh korbannya, kakinya seperti kaki naga, tetapi yang paling populer seperti cakar singa.

ImageImage

Manticore sendiri berasal dari bahasa Inggris, terminologi dari bahasa latin Mantichora.Legenda tentang monster ini tersebar di daratan Eropa dan pertama kali diceritakan olehCtesias, seorang paranormal dari Yunani yang mengabdi pada raja Artaxerxes II.

Buku Description of Greece karya seorang ahli agama dari Yunani bernama Pausaniasmenceritakan tentang Manticore.

Monster yang digambarkan oleh Ctesias yang disebut Martichoras berbentuk, seperti harimau, tetapi memiiliki tiga buah taring dan sengat pada ekornya yang digunakan untuk mempertahankan diri. Ketika monster ini terluka,dia bisa menembakan racun seperti panah yang terlepas dari busurnya.

Image

Menurut mitologi India, Yunani, dan Persia, yang menyebutnya dengan Martichoras, makhluk ini berasal dari tanah India. Belakangan malah ada yang mengatakan, bahwa Manticore berada di hutan-hutan Asia, terutama di Hutan Indonesia persisnya (What?!!).

Manticore memiliki keahlian membunuh mangsanya dengan cepat, ia akan memakan habis sampai ketulang dan darah sekalipun. Dulunya ia hidup di hampir semua dataran asia kuno.
Ia digambarkan sebagai hewan liar sebesar singa yang paling besar, berwarna merah seperti kayu manis, rambut kusut mirip seekor anjing, dan dengan wajah manusia.


Tiga deret gigi dirahang atas dan bawahnya amat tajam dan besar kalau perlu tahu, ia memiliki telinga dan mata manusia, kaki dan cakarnya milik singa, ekor kalajengkingnya memiliki sengat tajam yang bisa ditebarkan seperti anak panah jika ada yang memburunya.

Makhluk apapun akan mati terkena sengatnya, kecuali gajah, yang tidak mampu ia bunuh. Ketika sengat-sengat itu telah diluncurkan maka akan tumbuh sengat-sengat baru, ia memproduksi sendiri senjata mematikan itu.
Alasan beberapa orang mempercayai monster ini walaupun belum pernah ada bukti-bukti yang memperkuat keberadaannya, adalah monster ini pemburu yang sangat handal, tak terlihat atau terdengar oleh mangsanya.

Ketika ada seseorang yang hilang di dalam hutan dan tidak ditemukan mayatnya, kemungkinan itu adalah ulah dari sang Manticore.

 

*kalau bertarung siapa juga yang bisa menang ?? menakutkan !! :-(||>

Kappa

Posted: April 17, 2012 in Hewan, Hewan Misterius
Tag:

Asal Usul Kappa
Kappa atau biasa juga dipanggil Gataro atau Kawako adalah makhluk air legenda dalam mitologi agama Shinto yang dapat ditemukan dalam cerita-cerita rakyat Jepang. Meski demikian mereka juga dianggap sebagai bagian dari cryptozoologi yang disebabkan oleh beberapa penampakan. Dalam aliran Shinto mereka dianggap sebagai salah satu dari banyak Suijin atau dewa air.
Kappa menempati kolam-kolam dan sungai-sungai Jepang serta memiliki beragam tampilan untuk membantu dirinya beradaptasi dengan lingkungannya seperti tangan dan kaki yang berselaput. Mereka kadang-kadang juga disebut memiliki bau seperti ikan. Habitat utama Kappa tersebar di wilayah Kyushu dan Sungai Sarugaishi di Honshu.
Wujud Kappa
Kebanyakan gambaran memperlihatkan Kappa sebagai humanoid seukuran anak, meskipun tubuh mereka lebih menyerupai monyet atau kodok daripada manusia. Beberapa keterangan menyatakan wajah mereka memperlihatkan paras berparuh lebih mirip kura-kura atau bebek.
Image
Gambar-gambar biasanya menampilkan Kappa dengan tempurung pada punggungnya dan kulitnya bersisik dengan warna antara hijau ke kuning atau ke biru. Satu ciri yang unik dari Kappa adalah adanya sebuah piringan di atas kepalanya. piringan bulat ini berisi air yang menjadi sumber kekuatan Kappa.
Jika suatu hari Anda bertengkar dengan Kappa, sebelum bertarung berilah hormat terlebih dahulu dengan cara membungkukkan badan. Kappa yang disebut sebagai makhluk yang memiliki tata krama akan segera membalas dengan membungkukkan badannya juga. Dengan demikian cairan di kepalanya akan tumpah dan kekuatannya akan hilang. Ketika air habis, Kappa melemah dan mungkin mati. Cerita lain mengatakan bahwa air ini memungkinkan Kappa untuk bergerak di darat dan ketika kosong, makhluk ini tidak dapat bergerak.
Karakter Kappa
Walaupun memiliki ukuran seperti anak kecil, Kappa disebut memiliki kekuatan yang besar. Ia berani menyerang seekor kuda dan mampu menarik mangsanya yang bertubuh lebih besar ke dalam air. Menurut berbagai legenda, Kappa mendapatkan kekuatannya dengan meminum darah dan menyantap isi perut mangsanya.
Image
Kappa adalah pembuat masalah yang nakal. Ejekan mereka mulai dari yang secara relative tidak berbahaya, seperti kentut dengan keras atau memperhatikan kimono perempuan, hingga yang lebih berbahaya seperti mencuri tanaman, menculik anak-anak, atau memperkosa perempuan. Faktanya, anak-anak kecil adalah salah satu makanan favorit Kappa yang rakus, meski mereka juga akan memakan yang dewasa juga. Mereka memakan korban-korban malang ini dengan menyedot keluar shirikodama atau isi perut melalui anus. Bahkan sekarang, tanda-tanda bahaya tentang Kappa yang muncul dengan tubuh air di beberapa kota dan desa Jepang. Kappa juga disebutkan takut akan api dan beberapa desa menyelenggarakan festival kembang api setiap tahun untuk menakuti roh-roh ini.
Image
Walau kadang dideskripsikan sebagai makhluk yang jahat, namun banyak legenda yang menceritakan mengenai Kappa sebagai makhluk yang baik dan pandai mengobati. Mereka penasaran dengan peradaban manusia dan mereka bisa mengerti dan berbicara bahasa Jepang. Mereka kadang menantang siapa saja yang ditemuinya dalam berbagai keahlian, seperti shogi atau gulat sumo. Mereka juga mungkin bersahabat dengan manusia sebagai pertukaran atas hadiah-hadiah dan penawaran-penawaran, terutama mentimun, makanan yang diketahui Kappa dapat menikmatinya lebih dari anak-anak manusia. Orang tua masyarakat Jepang kadang menulis nama anak-anak mereka atau mereka sendiri pada mentimun dan melemparkannya ke perairan yang di dalamnya terdapat Kappa dalam rangka membujuk mereka dan mengizinkan keluarganya untuk mandi.
Sekali bersahabat, Kappa diketahui melakukan beragam pekerjaan untuk manusia, seperti membantu petani mengairi sawahnya. Mereka juga memiliki pengetahuan dalam bidang pengobatan dan legenda menyatakan bahwa mereka mengajarkan seni mengembalikan tulang ke posisinya pada manusia. Karena beberapa aspek kebaikan hati ini, beberapa kuil didirikan untuk memuja khususnya Kappa yang suka menolong.
Mumi Kappa, betulkah?
Pertama kali kisah Kappa muncul pada catatan kuno Nihon Shoki yang berasal dari tahun 720 masehi. Di dokumen itu, Kappa disebut “Kawa no Kami”. Pada periode edo, ilustrasi mengenai Kappa muncul dalam antologi-antologi dan lukisan. Pada tahun 1910, Kappa mulai mendapat popularitasnya setelah sebuah kisah yang berjudul Tono Monogatari terbit. Dalam kisah itu diceritakan mengenai beberapa makhluk legenda termasuk Kappa.
Seperti yang telah diuraikan di atas, saat ini diketahui ada beberapa mumi Kappa yang tersimpan rapi di beberapa tempat. Namun seperti makhluk aneh lainnya, beberapa mumi Kappa tersebut merupakan HOAX atau hanya hasil kerja tangan seniman zaman edo, tapi beberapa masih belum diketahui keasliannya. Berikut adalah beberapa mumi Kappa tersebut.
Mumi ini dianggap sebagai hasil karya seni yang dibuat dengan cara menggabungkan berbagai bagian tubuh hewan dan dipercaya dibuat untuk tujuan karnaval pada masa periode edo.
Mumi ini memiliki panjang 70 cm dengan bentuk seperti manusia dan diperkirakan berasal dari tahun 1682 .
Menurut brosur yang dirilis perusahaan sake ini, mumi itu ditemukan di dalam sebuah kotak kayu pada tahun 1950-an oleh seorang tukang bangunan di langit-langit sebuah rumah ketika ia sedang mengganti atapnya. Melihat anehnya makhluk itu, nenek moyangnya kemudian mewariskan mumi ke anak cucunya. Pemiliknya kemudian membangun sebuah altar kecil dan menasbihkan mumi ini sebagai dewa air.
Sayang sekali hingga saat ini tidak pernah dilakukan penelitian forensik terhadap mumi-mumi ini sehingga masih belum bisa mengetahui keasliannya. Bisa jadi palsu atau mungkin saja memang asli.
hmm :-&

Tsuchinoko

Posted: April 17, 2012 in Hewan, Hewan Misterius
Tag:

Tsuchinoko, adalah hewan yang dilaporkan ada di Jepang tapi belum pernah bisa dibuktikan (cryptid). Bentuknya seperti ular tapi berperut gendut mirip botol atau pin boling dengan ekor kecil mirip ekor tikus. Hewan ini dilaporkan pernah “dilihat” oleh saksi mata di berbagai tempat di Jepang, kecuali di Hokkaido dan kepulauan Ryukyu. Hingga kini, Tsuchinoko belu pernah berhasil ditangkap orang karena saksi mata menjadi takut, atau hewan ini lebih dulu melarikan diri.

Image

Nama “Tsuchinoko” berasal dari nama lokal untuk “hewan” ini menurut penduduk daerah Kansai (Kyoto, Mie, Nara, dan Shikoku). Di daerah Kanto, penduduk menyebutnya sebagai bachihebi. Beberapa pemerintah daerah di Jepang menawarkan hadiah uang dalam jumlah besar bagi orang yang berhasil menangkap Tsuchinoko. Hadiah uang sebesar 100 juta yen pernah ditawarkan kota Itoigawa, Prefektur Nigata.

Image

Saksi mata yang mengaku pernah “melihat” tsuchinoko melaporkan ciri fisik dan tingkah laku sebagai berikut:

  • Dibandingkan dengan ular biasa, bagian perut sedikit agak gendut
  • Kuat meloncat hingga sekitar 1 m eter
  • Suka minum sake
  • Bisa berbunyi “chii”
  • Bergerak dengan sangat cepat
  • Cara bergerak seperti ulat atau menggulung diri sambil menggigit bagian ekor dan berputar bagaikan roda
  • Dari mulut menyemburkan api.

Sejarah

  • Alat-alat dari batu berbentuk ular yang mirip tsuchinoko ditemukan dari situs arkeologi zaman Jomon di Hida, Prefektur Gifu. Gambar yang mirip tsuchinoko juga ditemukan pada bagian luar tembikar berbentukguci yang berasal dari situs arkeologi di Prefektur Nagano.
  • Tsuchinoko dijelaskan sebagai dewa padang rumput dalam literatur klasik Kojiki yang ditulis pada abad ke-8.
  • Dalam ensiklopedia Wakan Sansai Zue asal zaman Edo, tsuchinoko ditulis dalam artikel berjudul Nozuchihebi (野槌蛇 , ular palu ladang).

Penjelasan yang masuk akal

Kemungkinan besar, orang hanya salah melihat saja. Perut ular yang baru saja menelan mangsa berukuran besar akan membesar seperti sosok tsuchinoko yang dilaporkan saksi mata. Selain itu, tsuchinoko mirip dengan kadal genus Tiliqua yang masuk ke Jepang sebagai hewan peliharaan sejak sekitar tahun 1970-an. Kadal tersebut memiliki kaki yang kecil dan hampir tidak terlihat, sehingga di tengah kerimbunan dapat disangka sebagai Tsuchinoko.

Image

Ada 3 pendapat yang berbeda mengenai cara bergerak Tsuchinoko :

Image

Hewan mistik dari cerita dongeng atau mitos Jepang dari zaman dahulu, rupanya sangat terkenal untuk dijadikan bahan pembicaraan.

Tsuchinoko mempunyai bentuk seperti ular dengan panjang antara 30-80 cm dengan bagian tengah tubuhnya lebih lebar dari kepalanya dan mempunyai taring dan juga racun sama dengan ular.

Berdasarkan cerita legenda, Tsuchinoko mempunyai kemampuan berbicara dengan manusia dan cenderung sering berbohong. Beberapa juga percaya kalau Tsuchinoko menyukai alkohol dan sanggup meloncat hingga sejauh 1 meter.

Hmm…bagaimana menurut kalian?  Apa kalian percaya kalau Tsuchinoko benar-benar ada? Selama ini belum pernah ada orang yang mendapatkan bikti fisiknya, meskipun sudah ribuan orang dari seluruh Jepang melaporkan pernah melihatnya secara samar-samar. :-/ :-/ :-/

Ucumar Zupai

Posted: April 16, 2012 in Hewan, Hewan Misterius
Tag:

Ucumar Zupai ( terkadang disebut Sachayoj, Ucu, Ukumar-zupai,Ucamari,Jucamari ) merupakan makhluk cryptoid yang dideskripsikan berbentuk seperti Bigfoot dan atau Yeti, sehingga mahkluk ini dikenal dengan sebutan Yeti Argentina. Ucumar Zupai diduga hidup di daerah pegunungan di wilayah Chili dan Argetina. Makhluk ini dikatakan memiliki tinggi sekitar 5 – 7 kaki, berjalan dengan tegak, berbulu, dan mata yang kecil serta tangan dan kaki yang besar. Beberapa saksi mata mengatakan jika makhluk ini berbentuk setengah manusia setengah beruang, sehingga dapat dibayangkan seperti apa rupa makhluk ini.

Menurut kisah penduduk lokal, ucumar zupai suka memakan tumbuhan bernama payo, yaitu sejenis tumbuhan yang mirip dengan kubis. Makhluk ini juga mengeluarkan suara yang aneh, seperti ” uhu…uhu…uhu. ”

Laporan penampakan pertama terjadi pada bulan Mei 1958 ketika sekelompok orang yang sedang berkemah di Rengo, sekitar 50 mil dari Santiago, Chili melaporkan penampakan yang mereka lihat sewaktu berkemah, dan mereka mereka mengatakan jika makhluk itu mirip dengan manusia kera. Polisi kemudian menginvestigasi tempat tersebut dan mendapatkanlaporan dari salah satu saksi mata, yaitu Carlos Emanuel Soto. Carlos mengatakan jika ia melihat makhluk dengan fisik seperti manusia, namun seluruh tubuhnya tertutup dengan bulu, ia bahkan bersumpah dengan apa yang dilihatnya. Ia melihat makhluk itu di daerah Cordilleras, salah satu dari 6 provinsi di Santiago.

Image

Pada tahun 1956, seorang geologis bernama Audio L. Pitch menemukan jejak kaki misterius dengan panjang 17 inci. Jejak tersebut tentu saja berbeda dengan jejak kaki manusia pada umumnya. Jejak kaki misterius itu ditemukan di sisi pegunungan Andes, Argentina pada ketinggian lebih dari 16 ribu kaki. Jejak serupa juga pernah ditemukan di daerah La Salta, Argentina.

Image

Penduduk dari Tolor Grande pernah melaporkan sebuah kejadian aneh kepada seorang wartawan koran lokal. Mereka mengatakan jika saat malam tiba, para penduduk mendengar suara aneh. Suara tersebut seperti sebuah paduan suara yang mengerikan dan sepertinya berasal dari dekat gunung Curu – curu. Para penduduk menganggap suara tersebut adalah suara Ucumar Zupai dan suara tersebut menjadi sebuah teror bagi masyarakat Tolor Grande.

Walaupun belum ada bukti pasti mengenai keberadaan makhluk ini, namun suara – suara aneh yang berasal dari pegunungan masih menghantui masyarakat setempat hingga saat ini. Salah satu teori mengatakan jika makhluk yang dideskripsikan oleh masyarakat adlahseekor spectacled bear (Tremarctos ornatus) yang ditemukan di daerah Andes walaupun perlu dilakukan penelitian lebih lanjut lagi mengenai teori ini. Yang jelas, hewan ini tidak berjalan dengan dua kaki dan mengeluarkan suara aneh dan mengerikan.

Kisah mengenai Ucumar zupai memang poupuler di Argentina dan Chili layaknya kisah bigfoot. Walaupun tidak sepopuler bigfoot, namun makhluk cryptoid ini tetap saja membuat penduduk setempat resah, apalagi beberapa rumor mengatakan jika Ucumar Zupai menculik wanita untuk berkembang biak.

Image

Keberadaan makhluk ini di wilayah hutan bagian selatan propinsi itu, terutamadi Rosario de la Frontera, memang telah menjadi pemberitaan media selama beberapa dekade.

Foto kepala makhluk tersebut yang bocor ke publik diambil oleh seorang pria bernama Martin. Ia memotretnya di properti milik peternak yang membunuh makhluk itu. Foto itu, yang diambil dari sebuah ponsel, jelas memperlihatkan seekor hominid dengan taring panjang dan mata yang menonjol.

Peternak yang membunuh makhluk itu berusia 79 tahun dan memiliki inisial nama JS, sedangkan keponakannya berinisial ES. Keduanya meminta nama asli mereka tidak dibocorkan ke publik.

Martin menceritakan kepada harian El Tribuno mengenai pengalamannya ketika ia mengunjungi peternak tersebut.

“Sabtu itu, saya tiba di peternakan itu dan mereka menceritakan kepada saya mengenai peristiwa yang terjadi pada malam hari sebelumnya. Saya memasuki rumah mereka dan disana tergantung mayat makhluk itu, kedua tangannya terikat dan memanjang hampir menyentuh lantai. Saya menanyakan kepada mereka nama makhluk itu, dan mereka tidak bisa menjawabnya.”

Menurut Martin lagi, JS dan ES membunuh makhluk itu pada tanggal 23 Juli kemarin.

Di tengah kegelapan malam, ketika sedang mengumpulkan sapi-sapi, mereka mendengar suara yang memekakkan telinga di dekat ujung bukit yang mengelilingi properti mereka. Ketika menghampirinya dan menyinari tempat itu dengan senter, mereka menemukan adanya sepasang mata hijau bercahaya yang membuat mereka menjadi terpaku.

“Menurut mereka, makhluk itu adalah Goblin, dan untuk menakut-nakutinya, mereka menembakkan senapannya. Peluru itu mengenai makhluk itu di rahang bawah kirinya menembus hingga ke atas alis mata kanan. Karena tembakan itu, makhluk yang dipercaya sebagai Ucumar itu jatuh ke tanah.”

Kedua peternak itu kemudian membawa mayatnya ke petenakan. Keesokan harinya, ketika hari terang, mereka mulai yakin kalau mereka telah menembak Ucumar. Kata Martin lagi:

“Makhluk itu memiliki bulu hitam pendek yang lebat di seluruh tubuhnya, kecuali wajahnya. Sangat menakutkan melihat ukuran dari taringnya.”

Karena takut dengan tindakan pembalasan, JS meminta Martin dan rekan lainnya untuk memotong kepala makhluk itu dan membuang tubuhnya. Pembalasan yang dimaksud oleh JS adalah karena ia percaya mereka telah membunuh anak dari Ucumar dan kuatir akan adanya tindakan balas dendam.

Namun, tidak jelas apa yang dimaksudnya dengan pembalasan, entahkah pembalasan yang berasal dari sang induk atau dari masyarakat.

Martin menjelaskan: “Kami memotong kepalanya yang kemudian disimpan di peternakan. Lalu, kami membungkus tubuhnya ke dalam beberapa kantong dan membuangnya ke lembah.”
JS, sang pemilik Ranch, tinggal sendiri di peternakannya dan hanya mendapatkan kunjungan dari keponakannya sesekali.

Menurut Martin, makhluk itu memiliki tinggi sekitar 60-70 centimer.

Marcelo Choque, seorang dokter hewan dari Environmental Divison of the Service, cukup terkejut melihat foto makhluk itu. Katanya:

“Saya tidak pernah melihat hal yang seperti itu. Jelas itu terlihat seperti figur anthropomorphic, namun saya tidak bisa menyebutkan dari spesies mana. Dan saya juga tidak bisa menjelaskan ukuran taringnya yang luar biasa.”

Apakah makhluk itu benar-benar Yeti Argentina?

Ataukah sang peternak benar-benar telah membunuh seekor anak Yeti dari Argentina?

Setelah berita mengenai tertembaknya makhluk misterius Ucumar di Cerro El Creston tersebar, petugas kepolisian yang dibantu oleh kriminolog, petugas pemadam kebakaran dan penduduk lokal segera melakukan penyelidikan. Tim ini dipimpin oleh Deputi kepala polisi Regino Monteros dan menemukan kalaumakhluk di dalam foto tersebut benar-benar ada dan bukan sebuah hoax.

Image

Nama peternak yang membunuh makhluk itu ternyata bernama Joaquin Sarapura, 53 Tahun (Bukan 79 tahun seperti berita sebelumnya). Setelah mendapatkan informasi dari Joaquin, tim tersebut segera menuju lokasi pembuangan mayat yang memakan waktu hingga tujuh jam untuk mencapainya.

Analisis yang dilakukan terhadap bangkai menemukan kalau makhluk itu tidak lebih tinggi dari 70 centimeter.

Menurut Regino Monteros:

“Kami menerima perintah untuk memecahkan misteri ini dan mengambil bangkai yang telah dibuang untuk dipelajari dan untuk menentukan secara sains spesies makhluk tersebut. Selain itu, tindakan kami menyelidikinya juga untuk memulihkan ketenangan penduduk karena akibat pemberitaan ini, ketakutan menyebar di antara penduduk pedesaan dimana legenda makhluk misterius tersebut hidup selama puluhan tahun.”

Menurutnya lagi, semua indikasi mengenai makhluk ini menunjukkan kalau ia termasuk ke dalam golongan kera. Namun, tidak pernah ditemukan adanya spesies sejenis ini di daerah tersebut.

Jadi, masih ada misteri yang perlu dipecahkan.

woow .. /:)